Kamis, 13 November 2008

Igor Akrapovic: Biangnya Knalpot Racing


Jangan mengklaim suka dunia Balap kalau tidak pernah mendengar nama Akrapovic. Yup, merek salah satu knalpot racing paling sukses di dunia balap internasional.
Sekitar 18 tahun lalu, Igor Akrapovic memulai kariernya sebagai tukang insinyur knalpot. Ia merancang dan membuat knalpot di bengkel kecil di Slovenia. Hari ini, bengkel kecil itu telah berkembang menjadi sebuah perusahaan yang mendunia dan mempunyai 400 orang pegawai. Akrapovic memproduksi hampir semua bagian yang diperlukan untuk menciptomangunkusumokan knalpot-knalpot racing yang bisa ''bersuara'' di ajang balap moge dunia, bahkan hingga baut-baut titaniumnya. Menurut Akrapovic, titanium sangat digemari di dunia balap, sebab lebih tahan banting dibandingkan karbon dan berbobot hanya sedikit lebih berat dibandingkan karbon.
Kalau kita berkunjung ke pabriknya di Ivancna Gorica, niscaya kita akan kesulitan menemukannya. Pabrik Akrapovic terlihat sederhana, tanpa umbul-umbul ataupun plang reklame perusahaan berukuran besar. Pabrik berukuran 15000 meter persegi ini hanya memiliki logo kecil yang menandai, bahwa di situlah knalpot-knalpot andalan juara-juara balap dunia diciptakan. Tentunya kesederhanaan ini tidak mencerminkan kesuksesan Akrapovic yang tahun lalu memasarkan 80000 produk dan beromset 31 juta Euro sajalah!! Makro Adamic, sang direktor pabrik berkomentar: kami tidak butuh buang-buang uang untuk membuat iklan, cukup dengan kualitas dan kesuksesan di dunia balap, itu iklan kami!!
Filosofi ini sudah dimulai ketika Igor Akrapovic menciptakan knalpot pertamanya pada tahun 1990. Karena peralatan yang kurang memadai, ia bekerjasama dengan rumah tuning di Bologna yang memproduksi produk after market Ducati. Akrapovic ditugaskan merancang dan memproduksi silincer Knalpot Ducati 888 (angka hokky bgt nih!!).
Pabrikan yang menurunkan pasukannya di WSBK dan pertama kali memesan knalpot Akrapovic adalah Kawasaki pada tahun 1996. Sejak itu, banyak kemenangan di kelas Superbike dan Supersport yang turut menaikkan image Akrapovic hingga akhirnya di tahun 1999 keempat tim pabrikan Jepang mempercayakan Akrapovic menciptakan knalpot untuk jagoannya di WSBK, sebuah cerita sukses yang mendunia. Bahkan pabrikan mobil Ford meminta Akrapovic mengganti nama produknya. Jadi, dulunya knalpot Akrapovic dilabeli: Skorpion. Ford ingin menghindari pertukaran nama dengan produk limousine mereka yang bernama Scorpio. Akrapovic menerima permintaan ini (entah disogok berapa atau bagaimana). Ia mengganti nama perusahaannya, dari Skorpion menjadi Akrapovic. Nama Akrapovic sendiri mengandung kata ''Akrap'' dari bahasa Turki yang berarti kalajengking. Oleh karena itu, binatang yang kecil tapi dahsyat ini menjadi logo Akrapovic. Hanya saja warnanya tidak hitam, tapi merah (mungkin kalajengking rebus).
Bro yang punya perkebunan pohon duit mau pesan rancangan sendiri ke Akrapovic?? Eiittss..tunggu dulu, perusahaan ini sudah tidak semudah itu menerima orderan, banyak orderan dari perusahaan seperti KTM dan BMW yang harus ia selesaikan. Bahkan Porsche pun membutuhkan jasa Akrapovic untuk mempersenjatai gacoan mereka: GT2. Untuk memenuhi birahi sembalap klien-kliennya, Akrapovic akhir tahun ini merencanakan hijrah ke kompleks pabrik yang lebih luas lagi: 19000 meter persegi saja. Pabrik Akrapovic saat ini dianggap tidak mampu lagi menampung permintaan pasar. pabrik yang diperlengkapi alat-alat modern untuk membentuk pipa-pipa titanium menjadi knalpot yang digilai joki-joki balap ini hanya mempekerjakan tukang las terbaik untuk menyatukan pipa-pipa titaniumnya. Untuk merancang knalpot racingnya, ia mempekerjakan insinyur-insinyur dari berbagai penjuru dunia. Sekali lagi, kualitas selalu dinomersatukan!
Slavko Trstenjak, mandor departemen pengembangan Akrapovic, menjelaskan, simulasi aliran udara gas buang melalui komputer hanya menjamin 95% saja untuk tenaga yang dihasilkan. 5% lagi harus didapatkan dengan uji coba. Untuk itu, knalpot-knalpot Akrapovic mengalami uka-uka alias uji kekuatan diatas dyno jet. Setelah itu, knalpot dikembangkan kembali dengan perbaikan di sana-sini untuk mengejar tenaga yang 5% ini. Sebuah pekerjaan yang mendetail dan menuntut ketekunan tingkat tinggi. Uji coba diatas dyno jet dilakukan para ahli yang memperhatikan tekanan ban, kelembapan udara, tendangan gas balik, dan emisi yang dihasilkan. Di sisi lain pabrik, para insinyur sibuk merancang desain-desain baru knalpot Akrapovic di lap top, kerja mereka benar-benar seperti seniman!
Kesimpulan: Ayo ngekor Akrapovic!! bukan bikin knalpotnya, tetapi filosofinya:
apapun yang Bro lakukan, jangan kebanyakan ngomong, tunjukkan Kualitas terdepan!!!
Sumber:
PS- Das Sport-Motorrad Magazine, Maret 2008.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar